Amar Ma'ruf Nahi Mungkar tidak berjalan, maka setan bisu, londo ireng, munafikun, atheis, jembalang followers, hedone lovers...Gagah perkasa muncul bareng dan percaya diri..Yuk olah iman agar imun dari tersebut diatas..Gerakkan roda AMNM..Insya Alloh kita masih diakui hambaNYA..Aamiin..
Selasa, 23 Maret 2021
Rabu, 22 Juli 2020
CATATAN REMEH RECEH NGGA PENTING SAMA SEKALI
05.26 14:17
O.T.A.K A.T.I.K K A T A
OTAK KITA DI OTAK ATIK
Kita hari ini di Media sosial
Ketik : apa yang anda
fikirkan?
Share : siaran langsung, foto, lokasi
Digoda secara sadar tak sadar isi otak sekaligus isi hati sudah
menjadi go publik
Yang terjadi rentetan buah kalimat tanggapan komentar karena isi
kepala orang beragam
Tercetus dari satu noktah, menyebar seperti
efek domino berbaris-baris, mengular dan melingkar
Fitnah seperti virus menyebar kesegala arah
Waktu tersita terbuang sia-sia
Bisa berkomunikasi secara luas katanya
Tapi eksesnya jauh lebih besar
Padahal yang namanya ekses adalah dampak negatif yang lebih
sedikit dibanding dampak positifnya
Justru medsos memang diciptakan karena Eksesnya lebih besar dari
dampak positifnya
Kerja setan memang memalingkan dan memutarbalikkan keadaan yang
sebenarnya
TUA MUDA
Tua itu pasti, Dewasa adalah pilihan
Yang tua tentu pilih yang pasti2 saja,
Yang belum tua, dewasalah dalam memilih!
Yang tua belum tentu dewasa,
Yang muda kelihatan dewasa tapi tidak menggurui
Yang tua dan muda haruslah sama2 dewasa
tapi pastikan saling menghormati!
COVID-19
KOIT-20
Sadar ngga sadar pandemi ini terjadi tahun 2020
Tapi berulangkali kita sebut covid naintin alias 19
Ada yang bilang karena memang mulai tercetus bermula pada
desember 2019
Tkp nya dari sebuah pasar di Wuhan Cina
Ini peristiwa biasa atau terencana?
Pintar sekali "menaruh bom" virus ditempat keramaian
dan diujung pergantian tahun
Orang cina ada dimana-mana dibelahan dunia ini kalau ada kapling
di bulan tentu mereka juga ada disana
Menjelang imlek semakin besar "daya ledak" tertularnya
karena tingginya intensitas traveling orang cina diseluruh dunia
WHO gencar merilis SOP menghadapi pandemi ini
Pakar kesehatan sebut virus corona bukan virus baru tapi hasil
rekayasa dengan menambah kandungan asam amino
Yang lain mengungkapkan penggunaan binatang dan jaringan janin
mampu menghasilkan virus yang dahsyat
Pola penyebaran terlihat lurus horizontal dari cina ke iran
itali dan "nyebrang" ke Amerika
Semua orang yang sakit apa saja yang masuk rumah sakit apalagi
lansia dipaksa dan digeneralisir didiagnose akibat virus corona sehingga jumlah
korban tiap hari sudah pasti bertambah bertujuan menguatkan pandemi memang
sedang terjadi
Rapid tes yang rancu dan palsu bertebaran
di seluruh dunia yang diproduksi cina
Padahal tes ini hanya mengukur kadar imun tubuh terhadap semua
virus
Sekali lagi orang divonis kena virus corona suhu tubuh tinggi
dan sedikit demam
Eksesnya yang diinginkan terjadi, tenaga kesehatan yang merawat
pasien yang semakin banyak ikut meninggal karena keletihan apalagi dengan alat
pelindung dibuat berlapis2 dan sekali pakai, bukan karena tertular pasien!
Semua diberitakan bersumber dari media yang mereka punya dan
sesuai agenda kali ini
Sebelumnya target mereka berhasil dengan vaksin tertentu
memangkas usia manusia paling tinggi 70 tahun, dibawah usia itu yang meninggal
jauh lebih banyak
Pada akhirnya datang vaksin yang sudah ditunggu dengan isi
ramuannya
sesuai apa yang sudah direncanakan
Jadi kondisi panik seperti ini sudah terencana sehingga bolehlah
pandemi kali ini kita sebut dengan Plandemic atau Panicdemic
Panic them all you can see!
Minggu, 19 Januari 2020
PASWORD
PASSWORD”
Padanan kata
“w” dalam bahasa Ibrani adalah “vav” atau “waw”. Nilai angka vav adalah 6, jadi
dalam bahasa Inggris “www” bila dialihkan ke bahasa ibrani menjadi
“vav-vav-vav” yakni angka 666.
Sekarang ini
sudah dapat dipastikan kita tidak dapat melakukan bisnis di internet tanpa
menggunakan huruf www. Kita ibarat diawasi oleh kamera pengintai menyusul
microchip dalam badan manusia serupa dengan cap di badan sapi!
Kita hanya
mampu menggunakan internet tanpa bisa membuat apalagi menandinginya. Paling
banter kita pintar mengotak-atik kata sandi atau password sebagai syarat
privasi seseorang untuk masuk untuk menggunakan suatu aplikasi atau pogram
semisal email.
Nah, kalau
diperhatikan secara umum, penggunaan password memanfaatkan data pribadi masing-masing
individu semisal nama, tanggal lahir atau kombinasi keduanya. Selain mudah
diingat juga bersifat pribadi sehingga lebih gampang mengingat dan orang lain
tidak gampang pula untuk mencoba masuk. Tapi sering juga di awal penggunaan
password yang kita buat tertolak karena sudah ada atau mirip yang sudah orang
lain buat. Jadi, perlu parameter lain yang bikin tambah pusing hanya untuk soal
sepele ini saja!
Singkat kata,
perlu langkah yang terbaik dan sangat sederhana sekali yaitu kita ambil dari
kegiatan kehidupan kita sehari-hari. Umpama kita tahu alas kaki di depan rumah,
gedung atau kantor yang kita kenal dengan sebutan “keset”. Pada umumnya keset
bertuliskan “welcome” iya kan? Sayangnya
kadang orang menempatkan keset dengan terbalik, mungkin maksudnya agar sisi
yang bersih masih bisa digunakan sementara yang kotor tidak terlihat. Atau
malah memang keset bersih tapi menempatkannya dengan tulisannya terbalik karena
mengira sama saja dibolak-balik yang penting kesetnya bersih!
Jadi geli
juga kita melihatnya karena tulisan welcome menjadi melcowe! Nah, dari rasa
geli menjadi hal yang tidak terlupakan! Maka diambillah kata melcowe ingin
dijadikan sebagai password karena siapa sangka? Dan agar menjadi lebih unik
maka di otak-atik lagi huruf e dalam melcowe diganti angka 3.. Jadilah kata
password yang unik dan menarik :“m3lcow3”
Ada cerita
tentang si m3lcow3 ini, ketika laptop mengalami error dan perlu dibenahi oleh teman yang ahlinya, maka dibawalah laptop kekantornya yang kebetulan penulis juga ada
rapat dikantor tersebut tapi dengan kolega yang lain. Saat diminta passwordnya,
disebutlah dengan kata-kata: welcome dibalik, huruf e diganti dengan angka 3!
Selama rapat, beberapa kali teman ini menanyakan password yang dibutuhkan untuk
membuka laptop itu apa? Rupanya gagal terus ketik passwordnya karena tidak
paham atau belum fokus dengan maksud kata-kata:welcome dibalik, huruf e diganti
angka 3! Sampai akhirnya penulis sendiri yang samperin ke ruangnya untuk
mengetik m3lcow3 ..Terbukti pilihan password kita ampuh dan ngeselin orang!
(MMXX)
Rabu, 18 September 2019
M.E.N.U.L.I.S.
Puluhan
tahun yang silam dalam pelajaran sekolah ada pelajaran menulis sebagai bagian
dari pelajaran Bahasa Indonesia. Pada umumnya ini membantu pembentukan fisik
dan psikis saat dewasa menjadi orang yang sopan, peduli sosial, ringan tangan,
teliti dan masih banyak segi positif lainnya. Hal ini karena merangsang kecerdasan
motorik halus salah satu usaha untuk pengembangan sejak kecil selain kecerdasan
intelektual, emosi dan komunikasi.
Coba
perhatikan lingkungan keluarga, teman, rumah, misalnya ada yang caranya menutup
pintu rumah atau naik motor kelihatan tidak sopan, kasar (grusa
grusu=kosro=berangasan, Bahasa jawa). Mungkin saat itu diburu waktu, tapi
dilakukan seperti itu terus menerus. Nah, bisa jadi minat keterampilan menulisnya kurang atau
memang tidak mendapatkan ilmu itu saat di sekolah.
Sebenarnya
kemampuan menulis bukan tebal tipis saja tapi lebih dari itu yaitu keterampilan
mengolah kosa kata menjadi kalimat yang sampai kepada pembaca. Sangat berbeda
penulis satu dengan yang lain karena kelancaran kalimat, gaya bahasa, topik
atau memang akademisi maupun otodidak.
Menulis
adalah bakat, anugerah (given, Bahasa popular). Ini adalah pemberian sang
Khalik untuk kita diuji apakah bisa dipakai untuk menambah iman, manfaat untuk
semua orang atau sebaliknya. Sama dengan given-given lainnya yang teramat
banyak dan pasti diminta tanggung jawabnya kelak di akhirat.
Pernah saat
masih suka corat coret sebagai mahasiswa yang belajarnya sampai tengah malam,
jenuh membaca, iseng menggambar dan menulis kata-kata :
“whole in one” ini istilah dari aslinya olahraga orang
kaya, golf : “hole in one”
Entah mengapa terbersit kata-kata dan sedikit gambar
sketsa orang sedang sekali pukul bola golf masuk ke lubang, dipersepsikan
dengan seorang konglomerat yang punya bisnis dari hulu sampai hilir. Bukankah
ini juga cita-cita seorang pemain golf?
Beberapa puluh tahun kemudian muncul iklan dengan
kata-kata whole in one persis seperti coretan iseng dulu. (Masha Alloh)..
Atau sekedar lucu-lucuan kata tapi mengena, Contoh
pengalaman lain, saat teman share photo dari Thailand yang kagum dengan suatu
disain penataan ruang multi fungsi tanpa ada sekat pada acara Design for
Asia Grand Award. Orang yang tertarik
bilang “good idea” mungkin mau diterapkan dalam disainnya di Indonesia,
sebaliknya orang Thai sebut dengan bahasanya sendiri “kood ikea”...Ooh ternyata
IKEA itu asalnya begitu ya?
Ada lagi nih contoh seperti kata BLOOP (nama sebuah
Distro=Distribution Store=toko yang memajang dan menjual langsung dari
pembuatnya). Mungkin ide kata tersebut dari pasar Boplo yang ada di menteng
deket cut mutiah atau kebon sirih (pasar boplo bagi penulis sudah tidak asing
lagi karena pernah tinggal di paviliun jalan Gondangdia atau saat pindah ke
kebon sirih di belakang Kedubes Amerika Serikat sekarang)
Kesimpulannya, menjadi penulis sudah diberi modal
kebaikan dari Alloh, tinggal kita mengasah dan memicunya untuk ittibar diri
maupun orang banyak yang bisa bermanfaat.Ayo menulis!
Langganan:
Postingan (Atom)














